<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Radiografer.Net</title>
	<atom:link href="http://www.radiografer.net/index.php/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.radiografer.net</link>
	<description>Radiologi Radiografi Radiografer X-Ray Rontgen CT-Scan MRI Radiography Radiology Radioterapi Thorax</description>
	<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 13:41:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Gambaran Patah hati</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/gambaran-patah-hati/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/gambaran-patah-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 13:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<category><![CDATA[Radiologi]]></category>

		<category><![CDATA[gambaran patah hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[
Beginilah gambaran patah hati yang sebenarnya, bukan lagi ungkapan atau kiasan untuk menggambarkan frustrasi akibat putus cinta ditinggal kekasih.
Gambar ini hasil dari ct scan abdomen dari seorang remaja putri berusia 14 tahun yang mengalami kecelakaan lalulintas beberapa hari yang lalu. Besar kemungkinan penyebab ruptur ini adalah daerah perut kanan remaja ini terhantam oleh setang sepeda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://4.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TEWel_C5cTI/AAAAAAAAAMg/1k4y-6E1284/s400/RUPTUR+HEPAR.jpg" alt="" /></p>
<p>Beginilah gambaran patah hati yang sebenarnya, bukan lagi ungkapan atau kiasan untuk menggambarkan frustrasi akibat putus cinta ditinggal kekasih.</p>
<p>Gambar ini hasil dari ct scan abdomen dari seorang remaja putri berusia 14 tahun yang mengalami kecelakaan lalulintas beberapa hari yang lalu. Besar kemungkinan penyebab ruptur ini adalah daerah perut kanan remaja ini terhantam oleh setang sepeda motor yang dinaikinya.<br />
<img class="alignnone" src="http://2.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TEWd9Gi2BaI/AAAAAAAAAMY/nWYcjYq0fC8/s400/RUPTUR+HEPAR+1.jpg" alt="" /></p>
<p>Saat pemeriksaan ct scan kondisi pasien sangat lemah kulit berwarnah putih namun saat selesai pemeriksaan kulit sudah berubah kuning. Memang pemeriksaan lab untuk fungsi hatinya menurut koas yang mengantar sudah sangat dibawah rata-rata, saya lupa mencatat nilainya. Selain ruptur hepar pasien ini juga mengalami ruptur ginjal kanan, seperti yang terlihat dalam gambar ct scan dibawah.</p>
<p>Hikmah yang dapat dipetik, selalu hati-hati dijalan ya rekan-rekan.<br />
<img class="alignnone" src="http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TEWdteQ2NSI/AAAAAAAAAMQ/jdcsN-q8b80/s400/ruptur+hepar+ginjal+2.jpg" alt="" /></p>
<p>dicomot dari <a href="http://putuadisusanta.blogspot.com/2010/07/gambaran-patah-hati.html">blog pribadi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/gambaran-patah-hati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sinar X Membuka Rahasia Teknik Melukis Mona Lisa</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/sinar-x-membuka-rahasia-teknik-melukis-mona-lisa/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/sinar-x-membuka-rahasia-teknik-melukis-mona-lisa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 04:42:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Lain - Lain]]></category>

		<category><![CDATA[Radiologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[
Kantor berita CNN telah mengabarkan bahwa sejumlah peneliti di Prancis telah membuka rahasia teknik melukis mona lisa garapan Da Vinci pelukis yang tersohor itu. Saya menemukan linknya kemudian mentranslatenya dengan bantuan google translate. Walaupun misterinya telah terbuka, saya tetap tidak bisa melukis seperti yang beliau lakukan.
Berikut berita yang telah saya alih bahasakan, dibawah berita tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TEKCaU1h29I/AAAAAAAAAL4/USY7AMh7u0c/s400/monalisa+x-ray.jpg' alt='' class='alignnone' /></p>
<p>Kantor berita CNN telah mengabarkan bahwa sejumlah peneliti di Prancis telah membuka rahasia teknik melukis mona lisa garapan Da Vinci pelukis yang tersohor itu. Saya menemukan linknya kemudian mentranslatenya dengan bantuan google translate. Walaupun misterinya telah terbuka, saya tetap tidak bisa melukis seperti yang beliau lakukan.</p>
<p>Berikut berita yang telah saya alih bahasakan, dibawah berita tersebut saya letakan berita aslinya, barangkali ada rekan-rekan yang bisa mengartikanya lebih baik.</p>
<p><strong>CNN) - Para ilmuwan telah membuka pintu misteri lain lukisan Mona Lisa dengan menentukan bagaimana Leonardo Da Vinci membuat tone kulitnya dengan sempurna. </p>
<p>Dengan menggunakan teknik X-ray, tim &#8220;mengupas&#8221; lapisan lukisan kondang ini untuk melihat bagaimana sang master dari Italia memperoleh gradasi sempurna dari terang ke gelap. </p>
<p>Teknik yang digunakan oleh Da Vinci dan beberapa pelukis dari jaman Renaisans lain untuk mencapai kehalusan ini disebut &#8220;Sfumato,&#8221; dan penguraian itu memungkinkan para ilmuwan untuk menentukan komposisi dan ketebalan lapisan cat. </p>
<p>Philippe Walter, seorang ilmuwan senior di du Laboratoire berbasis di Paris Centre de Recherche et de Restorasi des Musees de France, mengatakan kepada CNN: &#8220;Ini akan membantu kita untuk memahami bagaimana Da Vinci membuat bahan nya &#8230; jumlah minyak yang dicampur dengan pigmen, sifat dari bahan organik, ini akan membantu para sejarawan seni. &#8221; </p>
<p>Walter dan rekan-rekannya menggunakan X-ray fluorescence (XRF) spektrometri untuk menentukan komposisi dan ketebalan setiap lapisan cat dari Mona Lisa di Museum Louvre di Paris, di mana lukisan berada yang sehari-harinya di batasi oleh kaca antipeluru. Sejarawan Seni percaya lukisan ini dilukis oleh Da Vinci di tahun 1503. </p>
<p>Mereka menemukan terdapat beberapa lapisan tipis berukuran satu atau dua micrometer, terjadi peningkatan ketebalan lapisan 3-40 mikrometer di bagian-bagian yang lebih gelap dari lukisan itu. 1 Mikrometer sama dengan 1 / 1000 milimeter. </p>
<p>Mereka percaya ini adalah karakter suatu teknik lukisan yang menggunakan glasir dan lapisan-lapisan tipis bertumpuk untuk membangun bayangan di wajah. </p>
<p>Cara yang digunakan Da Vinci untuk melukis daging dengan &#8220;transisi halusnya&#8221; adalah yang pertama kali di Italia pada akhir abad ke-15, dikaitkan dengan kreativitas dan penelitian untuk memperoleh formulasi cat baru. Demikian penjelasan dari para peneliti.</p>
<p>Walter mengatakan hampir tidak mungkin untuk melihat sapuan kuas pada Mona Lisa. </p>
<p>Hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal Angewandte Chemie, juga melihat beberapa lukisan Da Vinci lainnya yang akhirnya dapat membantu untuk menentukan kapan dan bagaimana ia melukis sebagian karya-nya. </p>
<p>Namun, Walter, menambahkan: &#8220;Masih banyak misteri seputar Mona Lisa. Cara ini tidak dapat menjelaskan mengapa ia melukis dan motivasinya, yang dapat dijelaskan hanya tentang materi.&#8221;<br />
</strong><br />
<a href="http://edition.cnn.com/2010/WORLD/europe/07/16/france.mona.lisa.face/index.html?hpt=C2&#038;fbid=ZAA40bkWRwo">Sumber</a></p>
<p>Teks Asli :</p>
<p><em>(CNN) &#8212; Scientists have unlocked another Mona Lisa mystery by determining how Leonardo Da Vinci painted her near faultless skin tones.</p>
<p>Using X-ray techniques, a team &#8220;unpeeled&#8221; the layers of the famous painting to see how the Italian master achieved his barely perceptible graduation of tones from light to dark.</p>
<p>The technique used by Da Vinci and some other Renaissance painters to achieve this subtlety is called &#8220;sfumato,&#8221; and unraveling it allowed the scientists to determined the composition and the thickness of the paint layers.</p>
<p>Philippe Walter, a senior scientist at the Paris-based Laboratoire du Centre de Recherche et de Restauration des Musees de France, told CNN: &#8220;This will help us to understand how Da Vinci made his materials&#8230; the amount of oil that was mixed with pigments, the nature of the organic materials, it will help art historians.&#8221;</p>
<p>Walter and his colleagues used X-ray fluorescence (XRF) spectrometry to determine the composition and thickness of each painted layer of the Mona Lisa in the Louvre Museum in Paris, where the painting is normally kept behind bulletproof glass. Art historians believe it was painted by Da Vinci in 1503.</p>
<p>They found that some layers were as thin as one or two micrometers and that these layers increased in thickness to 30 to 40 micrometers in darker parts of the painting. A micrometer is one thousandth of one millimeter.</p>
<p>They believe this characterizes a technique of painting that uses a glaze, or very thin layer, to build up shadows in the face.</p>
<p>The manner in which Da Vinci painted flesh, &#8220;his softened transitions,&#8221; were pioneering work in Italy at the end of the 15th century, say the researchers, and were linked to his creativity and his research to obtain new paint formulations.</p>
<p>Walter said it is almost impossible to see any brushstrokes on the Mona Lisa.</p>
<p>The research, which is reported in the journal Angewandte Chemie, also looked at several other Da Vinci paintings and could eventually help to determine when and how he painted some of his masterpieces.</p>
<p>However, Walter, added: &#8220;There is still plenty of mystery surrounding the Mona Lisa. This does not tell us why he painted, about his motivation, just about the materials.&#8221;<br />
</em><br />
Eh ternyata berita ini ada juga di inilah.com . Berikut salinannya :</p>
<p><strong>Rahasia Lukisan Mona Lisa Sedikit Terungkap</strong></p>
<p>Senyum teka-teki penuh misteri dari tokoh ‘Mona Lisa’ berhasil sedikit dibongkar oleh ilmuwan asal Prancis.</p>
<p>Peneliti asal prancis mempelajari tujuh lukisan Leonardo da Vinci di Lovre Museum, termasuk Mona Lisa untuk menganalisis lapisan cat bertumpuk dan glasir yang digunakan oleh seniman kondang ini.</p>
<p>Pakar dari Pusat Penelitian dan Restorasi Museum Prancis menemukan bahwa da Vinci melukis hingga 30 lapisan cat pada karya-karyanya untuk menghadirkan nuansa.</p>
<p>Semua lapisan memiliki ketebalan kurang dari 40 mikrometer atau sekitar setengah ketebalan rambut manusia, ujar peneliti Philippe Walter seperti dikutip dari Yahoo News.</p>
<p>Teknik yang disebut &#8220;Sfumato” ini memungkinkan da Vinci untuk memberikan garis besar dan kontur kualitas yang kabur serta menciptakan ilusi kedalaman dan bayangan dengan menggunakan tekniknya yang terkenal, tetapi studi ilmiah ini memiliki batasan karena harus dilakukan tes sampel dari lukisan.</p>
<p>Ilmuwan membawa alat khusus berteknologi tinggi yang mereka kembangkan ke museum untuk mempelajari ‘potret wajah &#8216; yang merupakan simbol dari Sfumato. Proyek ini dikembangkan melalui kerjasama dengan European Synchrotron Radiation Facility di Grenoble.</p>
<p>Alat ini sangat tepat karena &#8220;sekarang kita bisa mengetahui campuran pigmen yang digunakan oleh seniman untuk setiap lapisan cat,&#8221; kata Walter kepada Associated Press. &#8220;Dan alat tersebut sangat penting untuk memahami teknik ini.&#8221;</p>
<p>Analisis dari berbagai lukisan tersebut juga menunjukkan da Vinci terus mencoba metode baru, ujar Walter. Dalam lukisan &#8220;Mona Lisa,&#8221; da Vinci menggunakan oksida mangan dalam cakupan bayangan. Selain itu, dia menggunakan tembaga. Seringkali da Vinci menggunakan glasir, tetapi tidak selalu. Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal kimia bernama Angewandte Chemie.</p>
<p><a href="http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/07/18/671041/rahasia-lukisan-mona-lisa-sedikit-terungkap/">Sumber</a></p>
<p>Copy paste dari blog pribadi, silahkan <a href="http://putuadisusanta.blogspot.com/2010/07/sinar-x-membuka-rahasia-teknik-melukis.html">berkunjung</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/sinar-x-membuka-rahasia-teknik-melukis-mona-lisa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Luka Tembak Di Kepala</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/luka-tembak-di-kepala/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/luka-tembak-di-kepala/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 14:02:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<category><![CDATA[Radiologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[
Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.
Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TDSPO6RBGcI/AAAAAAAAAKw/LXPqicXGpnA/s400/corpal+peluru+0.jpg' alt='' class='alignnone' /></p>
<p>Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.</p>
<p>Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.</p>
<p>Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak dan sakit. Jadi melihat gambar ini pikiran saya wah ini bukan hasil dari senapan angin, proyektilnya terlalu besar untuk sebuah peluru senapan angin dan jarak masuk peluru pun terlalu jauh kedalam.</p>
<p>Terdorong oleh penasaran saya tanya kepada koas yang mengantar bagaimana kejadiannya. Koas bercerita bahwa pasien ini ditembak oleh ayahnya sendiri dari jarak kurang lebih 10 meter karena sang ayah mengira anaknya adalah monyet buruan. Ditempat pasien ini tinggal memang lagi banyak monyet yang merusak lahan perkebunan, jadi pada suatu malam pasien ini diajak ayahnya untuk menghalau dan berburu monyet-monyet tersebut. Pasien terjun duluan kedalam kebun sementara ayahnya mengintai dari belakang.</p>
<p>Sebuah ranting dan semak terlihat bergoyang, sang ayah kemudian membidik dan melepaskan tembakan ke arah semak yang bergoyang namun apa daya ternyata yang kena adalah kepala sang anak. Selesailah acara berburu tersebut berganti dengan kepanikan.</p>
<p>Di rumah sakit sang ayah mengaku senapan yang dibawa adalah senapan angin yang biasa digunakan untuk menembak burung, sehingga senapan ini juga lazim dibilang senapan burung. Yah apalah namanya yang jelas senapan ini telah melukai seorang anak dan dampaknya sangat jelas. Untuk trauma seperti ini hasil akhirnya kalau tidak berujung pada kematian pasti itu cacat tetap.</p>
<p>Keluar dari ruangan CT Scan saya tidak mengetahui kabar dari pasien ini hingga tulisan ini saya publish di blog. Namun yang pasti menurut analisa koas dan beberapa sejawat radiografer, pasien ini pasti akan dioperasi untuk mengeluarkan proyektil dan menyetop perdarahan dalam oak yang terjadi.</p>
<p>Pesan yang dapat diambil, jangan berburu bersama anak tercinta, tapi kalau memang hobi saat akan membidik dan menekan pelatuk pastikan anak ada didekat kita atau kita mengetahui dimana keberadaan anak. Sebaiknya tidak cuma anak tapi siapa pun itu yang kita ajak saat berburu.</p>
<p><img src='http://2.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TDSP0YuuaSI/AAAAAAAAAK4/r2k9Uiq-blc/s400/corpal+peluru+1.jpg' alt='' class='alignnone' /></p>
<p><img src='http://1.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TDSQRKXOdTI/AAAAAAAAALI/Qs8p6mUf7aY/s400/corpal+peluru+3.jpg' alt='' class='alignnone' /><br />
Darah masuk ke ventrikel 3<br />
<img src='http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TDSQsMYwBcI/AAAAAAAAALQ/HqsdC8sin1g/s400/corpal+peluru+4.jpg' alt='' class='alignnone' /></p>
<p><img src='http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TDSQ5AVkEoI/AAAAAAAAALY/lCoNBek-4I0/s400/corpal+peluru+5.jpg' alt='' class='alignnone' /></p>
<p><img src='http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TDSRuI-gwUI/AAAAAAAAALg/hkAoQghIQmc/s400/corpal+peluru+6.jpg' alt='' class='alignnone' /></p>
<p><img src='http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TDSSBTwXrjI/AAAAAAAAALo/kf9-Fr36HOM/s400/corpal+peluru+7.jpg' alt='' class='alignnone' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2010/07/luka-tembak-di-kepala/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sedikit Tentang Bipolar Voiding Uretrocystografi</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/sedikit-tentang-bipolar-voiding-uretrocystografi/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/sedikit-tentang-bipolar-voiding-uretrocystografi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 14:45:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<category><![CDATA[Radiologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu mahasiswa ATRO Depkes Jakarta Maia Khrisna Daya mengirimkan saya sebuah angket yang harus diisi, angket tersebut berisi beberapa pertanyaan tentang teknik pemeriksaan Bipolar Voiding Uretrocystografi (BVUC) yang dilakukan di tempat saya bekerja, disusun katanya sebagai tugas untuk melengkapi karya tulis yang sedang disusun.
Berikut saya tampilkan isi angketnya, maksud saya sebagai ajang diskusi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu mahasiswa ATRO Depkes Jakarta <a href="http://www.facebook.com/MaiaKrishnaDaya">Maia Khrisna Daya</a> mengirimkan saya sebuah angket yang harus diisi, angket tersebut berisi beberapa pertanyaan tentang teknik pemeriksaan Bipolar Voiding Uretrocystografi (BVUC) yang dilakukan di tempat saya bekerja, disusun katanya sebagai tugas untuk melengkapi karya tulis yang sedang disusun.</p>
<p>Berikut saya tampilkan isi angketnya, maksud saya sebagai ajang diskusi sekaligus jika ada kekurangan atau kelebihan dalam penulisan angket ini saya minta masukannya. Angket ini telah mendapat persetujuan lisan dari atasan saya mbak Desak Maya dan senior saya mbok Koming Wikanadi sebelum saya kirim balik kepada yang punya tugas.</p>
<p><strong>Apa yang dimaksud dengan Bipolar Voiding Uretrocystografi?</strong><br />
<em>Bipolar Voiding Urethro Cystografi adalah pemeriksaan vesika urinaria dan uretra secara radiologis menggunakan media kontras cair positif melalui dua saluran, atas lewat vesika urinaria dan bawah lewat uretra.</em></p>
<p><strong>Apa yang dimaksud suspect ruptur uretra?</strong><br />
<em>Suspect Ruptur Urethra adalah kecurigaan adanya kelainan yang ditandai dengan adanya robekan pada daerah uretra.</em></p>
<p><strong>Mengapa pada kasus ruptur uretra menggunakan teknik Bipolar?</strong><br />
<em>Karena dengan Bipolar Voiding Uretrocystografi (BVUC) kita dapat mengetahui letak/posisi, panjang/ukuran, dan tingkat keparahan kelainan dengan baik.</em></p>
<p><strong>Mengapa pada pemeriksaan BVUC ini tidak mengunakan Fluoroskopi</strong><br />
<em>Tingkat ketepatan pengambilan gambar menggunakan teknik blind lebih baik, jumlah petugas dalam ruangan dapat ditekan karena dengan teknik blind dapat menggunakan 2 petugas kalau fluoroskopi minimal 3 petugas</em></p>
<p><strong>Mengapa foto pendahuluan dibuat foto pelvis dengan kaset 24&#215;30 bukan foto BNO dengan kaset 30&#215;40?</strong><br />
<em>Kita hanya mencari daerah VU dan Uretra saja jadi CP dan kaset difokuskan hanya daerah itu saja, menekan cost penggunaan film (efisiensi film), pengurangan dosis radiasi karena menggunakan kolimasi yang lebih kecil.</em></p>
<p><strong>Kenapa pada persiapan bahan kontras dibuat dua campuran yang berbeda?</strong><br />
<em>Menekan jumlah kontras yang dipakai akibatnya menekan jumlah cost yang dibebankan kepada pasien, meminimalkan resiko alergi, mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman karena tingkat kepekatan kontras lebih rendah.</em></p>
<p><strong>Mengapa foto oblique diambil oblique kanan?</strong><br />
<em>Kebetulan saja, tidak selalu oblique kanan, guna dari posisi oblique adalah untuk meperlihatkan Uretra dengan ukuran paling panjang yang bebas dari superposisi organ lain. Kebetulan saat mengambil gambar posisi pasien dan kenyamanan petugas membuat penempatan uretra dengan posisi oblique yang cocok adalah oblique kanan karena dengan arah berlawanan petugas akan membentur fluoroskopi dan tiang penyangga tube.</em></p>
<p><strong>Apa kendala yang dihadapi dalam pemeriksaan ini?</strong><br />
<em>Sangat tergantung dari keadaan umum dan tingkat kerja sama pasien, merupakan teknik yang invasive jadi kehati-hatian dalam bekerja sangat diperlukan, alat dan persiapan harus matang, kadang ada kebocoran di cytostomy menyebabkan kontras jadi meluber keluar, kadang jeritan kesakitan pasien dan perlawanan terhadap rasa sakit mengakibatkan konsentrasi petugas terganggu dan kontras susah masuk.</em></p>
<p>Bagi rekan-rekan yang ingin menambahkan dan berdiskusi silahkan diisi dalam kolom komentar dibawah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/sedikit-tentang-bipolar-voiding-uretrocystografi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Danau Tamblingan Bali</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/danau-tamblingan-bali/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/danau-tamblingan-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 07:02:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<category><![CDATA[Lain - Lain]]></category>

		<category><![CDATA[Pande]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkan rekan-rekan berwisata ke Danau Tamblingan Bali? letaknya kira-kira 70km arah utara Denpasar, berada di kawasan wisata Bedugul yang berhawa sejuk. Beberapa hari yang lalu saya sempat berkunjung ke danau ini dalam rangka &#8220;ngayah&#8221; (kerja sosial keagamaan) ke Pura Penataran Pande Tamblingan. Jika rekan-rekan ada yang belum pernah mampir ke danau ini saya sarankan segera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkan rekan-rekan berwisata ke Danau Tamblingan Bali? letaknya kira-kira 70km arah utara Denpasar, berada di kawasan wisata Bedugul yang berhawa sejuk. Beberapa hari yang lalu saya sempat berkunjung ke danau ini dalam rangka &#8220;<a href="http://putuadisusanta.blogspot.com/2010/06/ngayah-ke-pura-penataran-pande.html">ngayah</a>&#8221; (kerja sosial keagamaan) ke <a href="http://putuadisusanta.blogspot.com/2010/06/pura-penataran-pande-tamblingan-dalam.html">Pura Penataran Pande Tamblingan</a>. Jika rekan-rekan ada yang belum pernah mampir ke danau ini saya sarankan segera luangkan waktu anda untuk berwisata kesini.</p>
<p>Tempatnya betul-betul indah, masih asri dan terisolasi. Pemandangan danau dan perbukitan sangat menyejukan mata. Akomodasi tempat bermalam bagi rekan-rekan yang ingin bermalam juga banyak dan harganya lumayan terjangkau, restaurant dan tempat makan juga ada banyak. tempat untuk sekedar duduk-duduk seperti gazzebo juga bertebaran sepanjang jalan. Pokoknya tidak akan kekurangan sarana berwisata deh.</p>
<p>Acara ngayah kesana tempo hari adalah kali pertama saya ke tempat ini, walau sebelumnya sering dengar dari teman-teman tentang objek wisata ini tapi itu tidak cukup untuk menggambarkan, begitu sampai tempat ini barulah kita bisa merasakannya.</p>
<p>Berikut saya tampilkan sedikit <a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=69217&#038;id=1268363414&#038;ref=pb">foto-foto</a> saat saya berada disana, semoga bisa sedikit menggambarkan suasananya. Bagi saudara-saudara saya <a href="http://wargapande.blogspot.com/">warga pande</a>, silahkan pedek tangkil ke karya pemelaspasan Pura Penataran Pande Tamblingan yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 26 Juni 2010. Silahkan bergabung di group &#8220;<a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=76818655442&#038;v=wall&#038;ref=ts">warga Pande</a>&#8221; di Facebook dan ikut dalam Yowana Paramarta Maha Semaya Warga Pande (YP-MSWP). Untuk dudonan karya dapat dilihat di <a href="http://www.pandebaik.com/2010/06/02/dudonan-karya-ring-pura-penataran-pande-tamblingan/">blog</a> milik bli <a href="http://www.pandebaik.com">Pande Baik</a></p>
<p><img src='http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TBplkvfw57I/AAAAAAAAAKA/jjWUv_3qkYg/s400/DSC09425.jpg' alt='Jalan dipenuhi kabut' class='alignnone' /><br />
Jalan dipenuhi kabut, hati-hati</p>
<p><img src='http://2.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TBpnF46mjTI/AAAAAAAAAKI/Gdn99EucJaM/s400/DSC09468.jpg' alt='Danau Tamblingan' class='alignnone' /><br />
Pemandangan Danau Tamblingan</p>
<p><img src='http://1.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/TBpn_bubvsI/AAAAAAAAAKQ/eaosb2kk5PI/s400/DSC09469.jpg' alt='Danau Buyan yang letaknya berdampingan dengan danau Tamblingan' class='alignnone' /><br />
Danau Buyan yang letaknya berdampingan dengan danau Tamblingan</p>
<p><img src='http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs553.ash1/32271_1490449382380_1268363414_1363329_3304301_n.jpg' width="460" alt='Jalan menuju danau Tamblingan yang sudah paving memudahkan akses' class='alignnone' /><br />
Jalan menuju danau Tamblingan yang sudah paving memudahkan akses</p>
<p><img src='http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs090.snc4/35862_1493582980718_1268363414_1370826_4274310_n.jpg' width="460" alt='tempat duduk-dudk di Danau Tamblingan' class='alignnone' /><br />
Tempat duduk-duduk dan menikmati pemandangan.</p>
<p><img src='http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs090.snc4/35862_1493586460805_1268363414_1370830_1492945_n.jpg' width="460" alt='tempat kongkow' class='alignnone' /><br />
Banyak tempat untuk bersantai</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/danau-tamblingan-bali/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Persiapan CT Scan Abdomen</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/persiapan-ct-scan-abdomen/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/persiapan-ct-scan-abdomen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 23:04:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<category><![CDATA[Radiologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu seorang rekan di facebook mba Anna Wahyuli bertanya tentang tata cara persiapan dan pemeriksaan CT Scan Abdomen, oleh karena itu saya coba mengulas sedikit topik tersebut dalam blog ini. Seluruh isinya berdasarkan pengalaman yang biasa saya lakukan di tempat kerja, untuk kajian teori lebih mendalam silahkan rekan-rekan cari dalam text book.
Persiapan Pemeriksaan
Pasien puasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu seorang rekan di facebook mba <a href="http://www.facebook.com/?ref=home#!/profile.php?id=1301392246&#038;v=info&#038;ref=ts">Anna Wahyuli</a> bertanya tentang tata cara persiapan dan pemeriksaan CT Scan Abdomen, oleh karena itu saya coba mengulas sedikit topik tersebut dalam blog ini. Seluruh isinya berdasarkan pengalaman yang biasa saya lakukan di tempat kerja, untuk kajian teori lebih mendalam silahkan rekan-rekan cari dalam text book.</p>
<p><strong>Persiapan Pemeriksaan</strong></p>
<p>Pasien puasa makan 8 jam sebelum pemeriksaan, minum bebas, sebaiknya air putih jangan soda atau alkohol.</p>
<p>Kira-kira satu jam sebelum pemeriksaan pasien diminta BAB (dilakukan dirumah atau ruangan rawat inap), biasanya untuk membantu BAB agar rectum dan colon descendent lebih bersih setelah makan terakhir pasien diminta minum urus-urus, misal dulcolax tab (merk bebas) atau garam inggris, sejam sebelum pemeriksaan dimasukan dulcolax sup agar dapat segera BAB. Untuk pasien ruangan bisa dilavement. Untuk waktu pemeriksaan saya asumsikan bebas tidak berpatokan pada pagi hari. Untuk merk dan takaran urus-urus silahkan dikonsulkan ke dokter radiologi tempat rekan-rekan bekerja. Setelah BAB segera ke radiologi untuk pemeriksaan, puasa tetap dijalankan.</p>
<p><strong>Persiapan obat-obatan</strong></p>
<p>Saat pasien meminta jadual pemeriksaan kami biasanya langsung meresepkan obat-obatan yang harus ditebus dan dibawa pada saat pemeriksaan. Obat-obatan tersebut adalah Media Kontras Cair non ionik 100cc, Spuit 20 cc 4 buah, needle ukuran 19G 4 buah, wing needle ukuran 21G 1 buah, spuit 50 cc 1 buah, foley catheter ukuran 16, dan air minum mineral dalam botol tanggung 1 buah. Ini persiapan obat-obatan untuk orang dewasa, untuk kasus anak-anak silahkan konsul ke dokter radiologi tempat rekan-rekan bekerja, karena beda klinis dan berat badan mempengaruhi jumlah masuknya kontras, untuk kasus-kasus tertentu jumlah media kontras dapat ditambah, kami biasa menambahkan kontras cair 30 cc jika pasien lebih besar postur tubuhnya atau ada klinis-klinis khusus. Untuk merk kontras bebas silahkan rekan-rekan pilih media kontras yang terbaik hasilnya, minim reaksi alergi dan tidak mahal.</p>
<p>Semua obat-obatan tadi dimasukan saat fase kontras. Kontras cair dibagi menjadi 3 bagian, yaitu intravena, oral dan anal. Untuk intravena dosisnya 75 cc dibagi menjadi 3 spuit 20 cc yang diisi penuh. Spuit 20 cc mempunya toleransi 5 cc jadi jika disedot penuh akan terisi 25 cc.</p>
<p>Untuk kontras oral, encerkan 10 cc kontras cair kedalam 300 cc air minum mineral. Dapat menggunakan gelas yang dipakai sehari-sehari tidak harus gelas khusus. Saat memberikan kepada pasien pakaikan sedotan karena pasien akan minum sambil tiduran.</p>
<p>untuk anal gunakan aqua bidest steril yang biasanya selalu tersedia dalam ruang radiologi, kontras cair 15cc diencerkan menjadi 300cc. Gunakan baki steril untuk mengencerkannya, untuk mencegah nosokomial dalam colon.</p>
<p>Sekian persiapan untuk pemeriksaan ct scan abdomen yang dapat saya ceritakan, jika rekan-rekan mempunyai pengalaman lain silahkan berbagi disini, tulisan ini bukan menjadi pedoman pemeriksaan, hanya sekedar berbagi. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2010/06/persiapan-ct-scan-abdomen/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Siaran di Bali FM</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2009/12/siaran-di-bali-fm/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2009/12/siaran-di-bali-fm/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 15:51:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BBC]]></category>

		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[
Deg-degan itu perasaan saya waktu pertama kali menghadapi corong microphone radio Bali FM. Minggu 29 November 2009 kemarin saya didaulat untuk mengisi program acara BBC di Radio Bali FM yang rutin diselenggarakan setiap Hari Minggu pukul 19.00-20.00. Untuk minggu ini saya dan dokter Okanegara mendapat gantian siaran. Tema kali ini &#8220;Blog Kesehatan di Bali Blogger [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">
Deg-degan itu perasaan saya waktu pertama kali menghadapi corong microphone radio Bali FM. Minggu 29 November 2009 kemarin saya didaulat untuk mengisi program acara BBC di Radio Bali FM yang rutin diselenggarakan setiap Hari Minggu pukul 19.00-20.00. Untuk minggu ini saya dan dokter <a href="http://okanegara.com">Okanegara</a> mendapat gantian siaran. Tema kali ini &#8220;Blog Kesehatan di Bali Blogger Community (BBC).</p>
<p>Pukul 7 malam kurang 15 menit saya telah tiba distudio, selang 5 menit kemudian <a href="http://winarto.in/">Winarto</a> sang komandang siaran telah menimpali saya. Kami foto-foto dan ngobrol menunggu jam siar, tepat pukul 19.00 dokter Okanegara tiba, kami langsung masuk studio. <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1639844066">Nana</a> penyiar in charge malam itu langsung memperkenalkan kami kepada pendengar setia Bali FM dengan suara emasnya. </p>
<p>Gelagapan juga mendapat serangan tiba-tiba seperti itu. Karena memang kemampuan cuap-cuap saya apa adanya, untung ada pakar sekelas dokter <a href="http://okanegara.com/youth-world/hari-aids-lagi-lagi-lagi-masih-banyak-yang-perlu-dikerjakan.html">Okanegara</a> menimpali saya siaran malam itu, beliau banyak membantu saya melewati jam siar dengan selamat dan tidak mengumbar malu lebih banyak. Trims banyak dok.</p>
<p>Siaran satu jam tersebut cuma diisi istarahat sekali pada menit ke 30 sekitar 5 menit dengan lagu-lagu dan iklan. Selebihnya diskusi dan terima telepon. Ada dua orang penelpon saat itu yaitu <a href="http://sigilahoror.wordpress.com/">Eka Dirgantara</a> dan <a href="http://www.devari.org/">Bli Made &#8216;Devari&#8217; Suardana</a> yang lagi kesel dengan <a href="http://www.devari.org/2009/08/28/facebook-membunuh-semangat-ngeblog/">facebook</a>. Trims Guys.</p>
<p>Eka Dirgantara saat itu bertanya acara apa yang dilakukan saat hari AIDS 1 Desember. Bli Devari bertanya bagaimana perlakuan terhadap pasien sesama blogger, apa untungnya bagi mereka. Kira-kira demikian, saya kurang konsentrasi sebab terlalu memikirkan kata-kata yang akan dikeluarkan selanjutnya. Maklum penyiar pemula gadungan. Lagi-lagi untung dokter Okanegara dapat mengakomodasi pertanyaan tersebut dengan baik. Saya hanya dapat menjawab sedikit pertanyaan bli Devari yaitu perlakuan pasti berbeda terhadap orang yang kita kenal terlebih-lebih kenal lewat dunia maya. Dan ngeblog juga dapat mengkomersialkan tempat kerja kita, cukup dengan ajakan simpel dunia maya &#8220;Mari priksa ditempat saya!&#8221; itu sudah menambah keuntungan empat kerja.</p>
<p>Pukul 20.08 Nana mengakhiri diskusi karena memang jatah siaran sampai pukul 20.00, ini sudah lebih 8 menit dari ketentuan. Waktu jadi terasa berjalan lebih cepat ditempat itu, saking menikmati pacuan adrenalin dan urat malu.</p>
<p>Terima kasih BBC (Bali Blogger Community), terima kasih <a href="http://winarto.in/2009/12/padi-tertunduk-vs-padi-berdiri/">komandan siaran</a>. Jika ada kesempatan siaran lagi, saya dengan senang hati menerimanya. <img src='http://www.radiografer.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/SxaP8SVYhHI/AAAAAAAAAHk/3e1s5k0ke90/s1600-h/16348_1287685913420_1268363414_853845_4630385_n.jpg"><img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/SxaP8SVYhHI/AAAAAAAAAHk/3e1s5k0ke90/s320/16348_1287685913420_1268363414_853845_4630385_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410670268208678002" /></a><br />
<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/SxaPT8iK7SI/AAAAAAAAAHU/6JqRsp3d4TQ/s1600-h/16348_1287668392982_1268363414_853833_6729366_n.jpg"><img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/SxaPT8iK7SI/AAAAAAAAAHU/6JqRsp3d4TQ/s320/16348_1287668392982_1268363414_853833_6729366_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410669575161965858" /></a><br />
<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/SxaPu6kDjqI/AAAAAAAAAHc/CVn3Usho6ZQ/s1600-h/16348_1287684233378_1268363414_853844_2471853_n.jpg"><img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JeU7DAEbrGY/SxaPu6kDjqI/AAAAAAAAAHc/CVn3Usho6ZQ/s320/16348_1287684233378_1268363414_853844_2471853_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410670038489468578" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2009/12/siaran-di-bali-fm/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wah..Sirsak Ternyata Obat Kanker</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2009/11/sirsak-ternyata-obat-kanker/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2009/11/sirsak-ternyata-obat-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 04:20:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Serba serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Wah..saya baru tau kalo buah sirsak atau srikaya dalam bahasa Bali ternyata punya kandungan pembunuh Kanker yang (konon) katanya 10.000 kali lebih kuat dari pada kemoterapi. Padahal dalam forum terbesar di Indonesia info ini telah beredar dari tanggal 2 Okt 2009, bahkan dari hasil gugling info ini telah dipost dari tanggal 14 Maret 2009, kenapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah..saya baru tau kalo buah sirsak atau srikaya dalam bahasa Bali ternyata punya kandungan pembunuh Kanker yang (konon) katanya 10.000 kali lebih kuat dari pada kemoterapi. Padahal dalam forum terbesar di Indonesia info ini telah beredar dari tanggal 2 Okt 2009, bahkan dari hasil gugling info ini telah dipost dari tanggal 14 Maret 2009, kenapa saya baru dengar sekarang..hiks&#8230;lambat..lambat..atau ini akibat kutukan unsubscribe dari beberapa milis penting, maksudnya sih supaya hemat bandwidth.</p>
<p>Pertanyaan yang langsung terlintas dikepala saya adalah : berapa banyak harus dikonsumsi untuk mendapatkan khasiatnya? 1 kuintal perhari atau 1 ton perbulan? riset plis deh&#8230;Bagian apa saja yang bisa berguna untuk efek anti kanker tersebut? apakah daging buahnya, jusnya, atau malah batunya?</p>
<p>Pertanyaan tadi terjawab sebagian saya dapat dari penelusuran gugel mendalam, saya cantumkan pada baris terakhir dari tulisan ini.</p>
<p>Bagi yang belum tau berita lengkapnya berikut saya sertakan artikelnya hasil copy paste dari milis dan beberapa blog. Sengaja tidak ditulis link pastinya karena search digugel banyak banget sumbernya.</p>
<p>Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi <a title="blog pribadi" href="http://putuadisusanta.blogspot.com/2009/11/behsirsak-ternyata-obat-kanker.html" target="_blank">http://putuadisusanta.blogspot.com/2009/11/behsirsak-ternyata-obat-kanker.html</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2009/11/sirsak-ternyata-obat-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gempa Bumi di Bali Tempo Hari.</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2009/09/gempa-bumi-di-bali-tempo-hari./</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2009/09/gempa-bumi-di-bali-tempo-hari./#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 07:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Berita Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<category><![CDATA[Serba serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu kemarin 19 September 2009, Bali dan sekitarnya dikejutkan oleh gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter, menurut BMG gempa tersebut bersumber di 101 km arah Tenggara Nusa Dua Bali pada Kedalaman : 36 Km, getaran pertama tercatat pukul : 07:06:56 WITA, dan tidak berpotensi Tsunami.
Saya yang kebetulan sedang diatas motor dalam perjalanan menuju tempat kerja tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu kemarin 19 September 2009, Bali dan sekitarnya dikejutkan oleh gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter, menurut BMG gempa tersebut bersumber di 101 km arah Tenggara Nusa Dua Bali pada Kedalaman : 36 Km, getaran pertama tercatat pukul : 07:06:56 WITA, dan tidak berpotensi Tsunami.</p>
<p>Saya yang kebetulan sedang diatas motor dalam perjalanan menuju tempat kerja tidak merasakan adanya guncangan tersebut, tapi disepanjang jalan orang-orang pada berhamburan keluar sembari berteriak gempa..gempa&#8230; Beberapa saya lihat dalam pose tanpa persiapan menghadapi bencana alias apa adanya hanya ditutupi handuk atau pakaian tidur saja karena memang jam-jam tersebut beberapa orang sedang mandi atau bersiap-siap masuk kerja, beberapa juga masih asik-asik dengan bantalnya.</p>
<p>Tetanga saya sempat melaporkan sepedar motor yang didongkrak didepan rumah ambruk, syukur rumah saya baik-baik saja. Ada juga laporan dari rekan kerja saya katanya orang-orang pada panik dan beberapa tembok bangunan kantor retak-retak.</p>
<p>Sampai di tempat kerja langsung cek situs berita dan browsing mengenai kejadian ini, rupanya ada beberapa korban masuk rumah sakit, tercatat sekitar tujuh korban yang beralamat sekitar Kota Denpasar mengalami patah tulang dan luka-luka. Syukurnya tidak ada korban jiwa.</p>
<p>Bagaimana dengan Nusa Dua? Sebagai daerah terdekat dari sumber gempa dan ancaman Tsunami karena dikelilingi oleh pantai daerah ini patut mendapat perhatian serius. Untungnya tempat yang menjadi tujuan wisata bertaraf internasional tersebut hingga tulisan ini saya ketik dan beberapa situs berita saya browsing belum terdapat kerusakan yang berarti. </p>
<p>Kota-kota dan daerah pinggir timur Jawa Timur seperti Banyuwangi pun merasakan goyangan gempa tersebut, namun  tidak sampai menimbulkan kerusakan yang serius maupun korban jiwa. Sekian laporan singkat saya, bagaiana dengan rekan-rekan apakah ada yang mempunyai cerita tentang gempa ini, silahkan berbagi.</p>
<p>Semoga kita selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2009/09/gempa-bumi-di-bali-tempo-hari./feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Radiografer.net Versi Mobile</title>
		<link>http://www.radiografer.net/index.php/2009/09/radiografer.net-versi-mobile/</link>
		<comments>http://www.radiografer.net/index.php/2009/09/radiografer.net-versi-mobile/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 11:33:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu adi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<category><![CDATA[Radiologi]]></category>

		<category><![CDATA[mobile]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.radiografer.net/index.php/2009/09/radiografer.net-versi-mobile/</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda browing meggunakan telpon genggam atau perangkat mobile lainnya, ada berita menggembirakan, kini radiografer.net telah dapat diakses dalam versi mobile yang lebih ringkas dan kompak jadi rekan-rekan pembaca dapat lebih cepat dan hemat browsing dalam blog radiografer Indonesia ini.
Fitur mobile ini dapat dinikmati berkat adanya plug in mobilepress oleh wordpress. Jika saat rekan-rekan browsing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda browing meggunakan telpon genggam atau perangkat mobile lainnya, ada berita menggembirakan, kini radiografer.net telah dapat diakses dalam versi mobile yang lebih ringkas dan kompak jadi rekan-rekan pembaca dapat lebih cepat dan hemat browsing dalam blog radiografer Indonesia ini.</p>
<p>Fitur mobile ini dapat dinikmati berkat adanya plug in mobilepress oleh wordpress. Jika saat rekan-rekan browsing dalam versi mobile ingin pindah ke dalam tampilan lengkap, caranya cukup gampang tinggal klik tautan &#8220;view full version&#8221; yang letaknya di bawah, lalu selanjutnya anda akan dibawa pada versi lengkap halaman radiografer.net</p>
<p>Pemasangan plug ini sudah dilakukan dari beberapa bulan yang lalu, sengaja tidak langsung dilaporan karena ingin mengetahui reaksi dan masukan dari rekan-rekan, sekaligus ingin memberi waktu kepada pemilik blog untuk mencoba apakah plug in tersebut dapat berfungsi dengan baik atau tidak, nyatanya sampai saat ini plug in tersebut berjalan tanpa ada masalah.</p>
<p>Rekan-rekan tidak perlu merubah alamat dalam address bar browser seperti halnya jika rekan-rekan mengunjungi situs mobile lainnya. Cukup ketikan alamat blog ini seperti adanya, anda akan otomatis dibawa ke versi mobile jika browsing lewat perangkat genggam karena mobilepress dapat mendeteksi sumber dengan otomatis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.radiografer.net/index.php/2009/09/radiografer.net-versi-mobile/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
